Public
Speaking
Resume
2
Alhamdulillah malam ini Om Jay
mempersilahkan saya gabung dan kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Pukul
19.00 langsung saya klik link zoom pertemuan. Pembicaranya sudah tak asing lagi
bagi saya, ini adalah pertemuan ketiga saya dengan Pak Munif Chatib dalam
pelatihan online. Beliau lahir pada tgl 5 Juni di Surabaya. Beliau adalah
seorang penulis buku best seller “Gurunya Manusia” dan juga pembicara nasional
yang sangat berpengalaman. Salah satu bukunya berjudul ”80 menit di kelas
neraka”, dengan alamat web, https://munifchatib.com
The Power of Apperception
Munif Chotib
Pertemuan
ini dibuka dengan materi Public Speaking for Teacher membahasan tentang:
1.
Peranan Guru
2.
Memuaskan Otak Reptil
3.
Membangun Relasi Kepada Siswa
4.
Apersepsi
5.
Multi Strategi Mengajar
Guru
yang dahsyat adalah yang mengetahui dan melaksanakan perannya sebagai the inspired teacher, penasehat, sebagai
sahabat bagi peserta didik. Pembelajaran akan maksimal apabila dalam kegiatan
pembelajaran tersebut bisa memuaskan otak reptil, ada beberapa bagian otak
dengan fungsinya:
1) Otak
Neocortex untuk berfikir.
2) Otak
Limbic untuk Emosi.
3) Otak
Reptilian untuk suasana.
Otak
Reptilian dipengaruhi oleh dua hal yaitu:
1.
Tempat Belajar (Indoor / outdoor, tata bangku, display kelas, cahaya ruang
kelas, sirkulasi udara kelas, panas/dingin. Dalam hal ini kegiatan out door
lebih disukai.
2.
Penampilan Guru (Penampilan harus harmonis, jangan samapai bau badan / mulut).
Kegiatan pembelajaran tidak akan
terlepas dari membangun relasi antara guru dengan peserta didik, untuk membangun
relasi dapat dilakukan dengan beberapa cara:
1. Fun (Menyenangkan).
a.
Menyapa Siswa
b.
Guru bercerita tentang hal menarik sebelum masuk materi ajar.
o
Berita menarik, sesuai usia peserta didik.
o
Pengalaman pribadi.
2. Fasilitator.
a. Student Center
Learning.
b. Student Engagement.
3. Katalisator.
a. Motivasi,
selalu memotivasi siswa yang lemah alam pemahaman, dengan vidio motivasi.
b. Bantuan Siswa, memberi kesempatan siswa
membantu temannya yang lemah dalam pemahaman.
The Power of Apperception merupakan
pembahasan inti yang diberikan oleh bapak Munif Chotib. Pembelajaran yang dilakukan
oleh guru sebaiknya jangan dibiasakan langsung masuk ke materi, tetapi guru
melakukan dulu kegiatan apersepsi. Keberhasilan pembelajaran tergantung pad cara
guru melakukan apersepsi. Apersepsi ini
merupakan teori yang ditemukan oleh Johan Friedrich Herbart (1776-1841). Ia
adalah seorang Psikolog, Filosof, guru ahli yang berasal dari Jerman, teori
apersepsi juga disebut dengan teori Herbartisme. Tiga Landasan Apersepsi:
1.
Manusia adalah makhluk pembelajar.
2.
Sifat dasar manusia adalah memerintahkan dirinya sendiri.
3.
Manusia melakukan reaksi terhadap instruksi di lingkungannya jika dibekali
perbuatan (stimulus) khusus.
Seorang
peserta didik akan belajar apabila ia mempunyai minat, dikarenakan siswa adalah
makhluk pembelajar maka seorang peserta didik harus dipatik dengan materi yang menarik dan strategi. Disana
peserta didik akan memerintahkan dirinya sendiri untuk belajar.
Kegiatan
Apersepsi ini bisa dilakukan dengan cara:
a.
Alpha Zone (Fun Story, music, ice breaking, brain Gym).
b.
Warmer (Berkaitan dengan pengulangan materi).
c.
Pre Teach (Berkaitan dengan informasi pendahuluan).
d.
Scene Setting (Berkaitan dengan metode/strategi)
Sumber
Ide Scene Setting
1.
Keselamatan.
2.
Manfaat/Benefit.
Topik materi berkaitan dengan adanya
manfaat yang akan di dapat pada saat topik maateri tersebut dipahami atau dilakukan.
3.
Informasi/Berita.
Topik materi berkaitan dengan berita atau
informasi yang sedang hangat.
4.
Cerita Imajinatif.
Sebelum melakukan aktivitas pembelajaran,
diawali dengan cerita khayalan yang menarik minat siswa untuk masuk ke materi
belajar. Cerita tersebut dapat berupa cerita dalam film-film fiksi atau guru
mengarang sendiri.
Pola
Apersepsi
1. Cerita.
2. Simulasi demo (Melibatkan siswa, menggunakan Teaching Aids, pemahaman materi).
3.
Film (Aktivitas belajar di awali dengan film yang mana siswa tidak diberitahu
judul dan maksud film tersebut).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar