Rabu, 03 Februari 2021

Guru Bisa Jadi Pembicara Hebat

Public Speaking

Resume 7

26 Januari 2021


Malam ini public speaking langsung di moderatori oleh Om Jay dengan narasumber Dedi Dwitagama Guru Bogger dan Trainer Nasional, pelatihan ini dilakukan secara interaktif sehingga dapat memenuhi kebutuhan guru.


                                                            
                                                                     Dedi Dwitagama

Guru Bogger dan Trainer Nasional

Public speaking sesungguhnya selalu dilakukan guru setiap hari di depan kelas, menjadi Pembina upacara di setiap hari senin. Namun pembina upacara yang baik tidak selalu membahas tata tertib, program sekolah, prestasi sekolah dan keadaan lingkungan sekolah. Akan tetapi, seorang pembina atau pembicara harus memiliki kemampuan memilih tema dan mampu menyampaikan dengan baik.

Penggunaan bahasa untuk presentasi tidak selalu menggunakan bahasa baku, apalagi pesertanya anak-anak dan remaja. Bahasa sangat relatif sifatnya, perhatikan audien dan acaranya, apakah kedinasan atau bukan.

 

 Berikut Tips jadi pembicara sukses, berbicara secara runtun di depan umum supaya focus dan  menginspirasi:

            0   happy, kita harus senang dulu.

1.      Persiapkan, browsing materi, baca buku-buku, susun materi, baca lagi, buat slide dan latihan,  supaya menuntun kita tidak berbicara mencla-mencle, berbicara berputar-putar.

2.      Ketahui minat audien, harus tahu karakteristi auudien dalam menyampaikan materi.

3.      Perhatikan gaya pembicara yang sukses, bukan berarti harus seperti tokoh tersebut.

4.      Datang lebih cepat, cobain alatnya, lihat tempatnya.

5.      Ketahui kekuatan dan kelemahan anda.

6.      Penampilan anda harus bisa dinikmati.

7.      Senyum, saat masuk ruangan mulai berbicara, rileks, percaya diri dan nyambung dengan pakaian yang kita kenakan,

8.      Jadilah diri sendiri

9.      Dokumentasikan (foto & video) presentasi anda, supaya bisa mengevaluasi kelemahan dan kekuatan anda.

10.  Amati perubahan, apabila audien sudah resah, keluar masuk ruangan, cepat-cepat interaktif dengan audien.

11.  Evaluation, kalau anda diundang berkali-kali berarti anda sukses.

Dengan niat baik dan tidak berorientasi pada uang, bertujuan memberikan manfaat untuk alam yang membutuhkan. Materi yang akan kita sajikan sudah kita kuasai, maka keyakinan kita akan timbul. Dengan melakukan dialog dan mendekati audien yang ngantuk atau boring dengan mengelus pundaknya tetntu dengan yang sesame jenis, maka kejenuhan atau audien yang boring akan cepat berakhir.

Berikut Indicator dikatakan public speaker yang baik:

1.      Ajukan kesempatan bertanya kepada audien ketika melihat audien sudah jenuh.

2.      Jangan sekali-kali pembicara duduk di kursi.

3.      Sebut nama peserta, ini akan membuat audien merasa senang.

4.      Gunakan Ice Breaker dengan cara bercanda tentu tidak melenceng dari tujuan.

 

Jam terbang adalah kunci untuk mengatasi demam panggung, jika pertama tampil dan sukses, jadi pembicara berikutnya demam panggungnya berkurang. Semakin sering tampil maka demam panggung akan semakin berkurang dan berkurang. Namun demam panggung itu bagus untuk lebih mempersiapkan diri tampil, artinya kita tidak menyepelekan acara yang akan kita isi.

Manfaat luar biasa dari public speaking:

1.      Meningkatkan profesionalisme.

2.      Memperluas jaringan atau teman dari berbagai penjuru.

3.      Membuka kesempatan untuk berkembang

4.      Meningkatkan percaya diri.

5.      Bisa mempengaruhi siapapun.

6.      Meningkatkan kemampuan belajar.

7.      Memberi manfaat hidup, derajat manusia yang paling tinggi adalah yang memberi manfaat untuk orang lain.

8.      Keliling dunia dan banyak uang.

 


Kamis, 21 Januari 2021

Trik Menjadi Guru YouTuber Sukses

Public Speaking

Resume 6

Narasumber malam ini adalah Paman APIQ seorang guru matematika, seorang penulis buku dan YouTuber, serta pendiri bimbel Matematika Apiq Quantum. Pembaca bisa mengunjungi melalui Pamanapiq.com

 



5 Teknik-teknik rahasia mengajar seru:

1.      Entertaining first, educate later.

Menarik perhatian anak2.

2.      Pakailah visualisasi dan animasi.

Gunakan gambar dan gerakan, menggunakan hp lebih mudah menggunakan aplikasi Polaris, kecuali jadi sutradara film baru gunakan computer. YouTube yang paling banyak penontonya adalah:

Cara menghitung perkalian cepat 7 detik viewer 3.6 jt

Jarimatika cepat viewer 2,3 jt.

Kalua mau jadi YouTuber kita sebagai guru fokusnya pada konten.

3.      Durasi video terbaik 3 menit atau paling lama 7 menit. Buat seri jika materinya panjang.

4.      Gunakan contoh nyata dan menarik.

5.      Lakukan interaksi, beri pertanyaan dan komen.

Pelatihan dilanjutkan dengan tanya jawab dari peserta diantaranya adalah dari Nia Kania Dewi mengenai rahasia mendapatkan follower yang banyak.  Ini dia rahasianya:

1.      Anak2 diajak untuk subcribe, katakana subcribe itu gratis dan akan mendapatkan video-video berikutnya.

2.      Tergantung dari konten kita.

Video pendidikan itu ketika seneng akan di subcribe, beda dengan video prank hanya ditonton.

3.      Konsisten membuat video.

4.      Tergantung lucky juga.

Dilanjutkan dengan pertanyaay dari bu Aam Nurhasanah mengenai mengedit video dan foto yang buram. Narasumber menggunakan aplikasi gratis Polaris  dan mobil zen serta pantang menyerah lama-lama gampang. Kalau foto hasilnya buram. Kemungkinan dari sumber foto, bisa dari hpnya atau lainnya. Kalau kita mengambil foto sumbernya dari internet harus mencari resolusinya yang tinggi.

Yang tak kalah penting pertanyaan dari Pak Indra Wahyuddin mengenai konsistasi dan mengatur waktu menjadi YouTuber. Menurut narasumber inilah yang perlu diingat:

1.      Harus tetap memposisikan kita sebagai guru. Investasikan setiap hari untuk buat YouTube ½ jam atau satu jam bisa di pagi hari ketika hening atau sore.

2.      Punya target mengupload setiap minggu 2 atau 3 video.

3.      Target harian 1 hari 1 video, berarti sudah menemukan cara yang termudah membuat video. 

Guru Inspiratif dan Pengantar Suskses

Public Speaking

Resume 5

Narasumber malam ini adalah Ibu Salamah, S. Pd asal Wonosobo Jateng, mengabdikan diri di SD Negeri 2 Wonosobo sebagai guru kelas 5. Telah menerbitkan 35 buku dengan berbagai judul, mayoritas dari penerbit buku mayor dan beberapa buku best seller serta membidangi Psikotest. Seorang guru dan ibu rumah tangga yang menyayangi profesi dan keluarganya. Ditengah kesibukannya menjalankan tugasnya sebagai guru dan ibu rumah tangga, menulis dilakukannya dari pagi sampai ketemu pagi lagi.

                                

Sesuatu yang sangat menyedihkan adalah ketika beliau melihat dengan mata sendiri bahwa bukunya di foto copy ratusan eksemplar, bahkan oleh seorang guru di daerahnya. Bahkan royalti yang ia terima  dari 2 buku sebanyak 2 kali hanya sejumlah Rp. 1.025.00, namun hal itu tidak menjadikan beliau putus asa. Hal yang membuatnya terus bersemangat adalah ketika ia diundang menjadi narasumber UKG dibeberapa tempat dan diajak kerjasama oleh seorang professor di perguruan tinggi untuk menulis.  Akhirnya beliau mengikhlaskan bukunya di copy oleh guru dan mahasiswa serta dijual oleh pedagang buku bajakan, inilah jalan membuat orang lain mendapatkan rezeki darinya, pikir beliau. 

Yang lebih membahagiakan lagi baginya banyak guru-guru diterima sertifikasi berkat bukunya tes UKG dan  sukses menghantarkan beberapa bimbingannya masuk perguruan tinggi negeri dan masuk CPNS.

 

  



Kekuatan Bahasa Verbal

Public Speaking

Resume 4

Pertemuan dibuka oleh Om Jay dengan mendoakan almarhum Syeh Ali Jaber, penulis Dian Kelana, dan para pengurus PGRI yang gugur dalam kecelakaan pesawat Sriwijaya Air. Narasumber kali ini adalah Lulusan Universitas Indonesia, Founder & Director MindStream Institue, Creator Automatic Writing dan Hypno Writing, Penulis Hebatnya Hipnosis Anak, serta konsultan Branding dan personal Branding. Beliau adalah Asep Herna berasal dari Kota Hujan Bogor.



Hypnotic Language Pattern for Public Speaking

Bagaimana kita mengeksplorasi kekuatan Bahasa baik verbal maupun non verbal yang bisa menembus Subconscious audience kita, sehingga pesan yang kita sampaikan dalam public speaking kita itu menancap bukan saja di rasionalitas tetapi juga di Subconscious emosional audience.

Effektifitas komunikasi itu 20% berangkat dari yang anda tahu, dan 80% dari apa yang anda rasa. Jim Rhon

Untuk menghilangkan pobia seseorang cukup waktu kurang dari 15 menit. Caranya kita edukasi emosionalnya.

Pola pendekatan public speaking adalah pola komunikasi yang sifatnya menyasar aspek emosi.

Mekanisme pikiran manusia terbagi 2 yaitu:

1.    Conscious Mind (12% dominasinya terhadap tindakan manusia).Contoh dari Conscious Mind adalah mengutamakan logis rasional, sistematis,hitam putih ( prinsip benar-salah), memori jangka pendek yang dipakai.

2.     Subconscious Mind (88% dominasinya terhadap tindakan manusia). Ruang Subconscious Mind adalah sesuatu yang berhubungan dengan emosi, cinta kasih, spontanitas, irasional, semua data adalah benar (absolut), tidak mengenal nilai, gudang memori.

Tipe Sugestibilitas Audience.

Menurut Stanford Hypnotic Susceptibility Scale (SHSS) tingkat kemampuan manusia MENERIMA SARAN terbagi kedalam 3 kelompok, yaitu:

1.      Kelompok pertama, orang yang MUDAH disugesti, populasinya 10%.

2.      Kelompok kedua, orang MODERAT, tidak sulit tidak mudah, populasinya 85% (paling banyak).

3.      Kelompok ketiga, orang yang SULIT disugesti, populasinya 5 % (paling sedikit).

 

Focus adalah proses mensinergikan antara ide dengan pikiran kita.

Narasumber mempraktekan langsung secara online dengan meminta audien menghidupkan kamera untuk memantau jalannya hipnotis.  61 audien yang hadir dalam pelatihan speaking malam ini dapat memenuhi 3 kelompok diatas. Dengan 2 permainan: Pertama kepalkan tangan dan acungkan jari telunjuk, mata focus pada jari tangan, telinga focus pada suara narasumber. Minta dalam hati, niatkan jari mengeras seperti besi dan baja. Dibantu dengan hitungan 1. Sekeras, kerasnya, 2. 100 lebih keras. 3. Jauh lenih keras. Untuk menormalkannya dengan hitungan ke-3 rilek.

Permainam ke-2 memejamkan mata dengan hitungan 1, 2, 3. Tarik napas lewat hidung tahan diatas kepala hembuskan lewat mulut. Ijinkan hanya menerima hal2 positif memasuki tubuh dan pikiran anda, buang seluruh rasa was-was, rasa takut. Fokuskan pikiran anda pada kedua kelopak anda, bayangkan dikedua kelopok mata ada lem merekat, semakin kering, semakin merekat, jauh merekat, lekat selekat2nya. Semakin berupaya membukanya semakin rekat kedua kelopok mata anda. Menormalkannya hitungan 1,2,3 niatkan dalam hati bisa membuka mata.

Dari kedua permainan diatas kita bisa menentukan bahwa kita masuk kedalam kelompok yang mana? 10% kah? 85 %, atau 5 %.

Berikut ini adalah pola Bahasa Hipnotic:1. Rhyming; 2. Repetisi; 3. Pola Klimaks & anti klimaks; 4. Asosiasi; 5. Quote; 6. Eksplorasi kata benda; 7. Present tense; 8. kata Negasi Versus Positif; 9. Sebab-akibat; 10. Double Bind; 11. Submodalitas; 12. Pacing Leading; 13. Indirect Suggestion.

 

 

 

Rabu, 13 Januari 2021

Belajar Ice Breaker Yang Menyengkan

 

Public Speaking

Resume 3

Acara pelatihan seperti biasa dibuka oleh Om Jay tepat pukul 19.00 WIB melalui aplikasi zoom. Seorang trainer nasional yang biasa wara wiri di dunia seminar Ka Kusumo dari Surabaya dan penulis buku berjudul 100+ Ice Breaker dengan no Hp. 081333646219 akan memberikan ilmunya tentang Ice Breaker. Selama menunggu kemunculan Ka Kusumo yang sedang melaksanakan sholat Isya, Om Jay menyapa para peserta pelatihan Public Speaking.

 


  Kusumo

    Ice Breaker

Upaya untuk menerapkan suatu pembelajaran yang menyenangkan, pemecah situasi kebekuan fikiran atau fisik siswa, untuk membangun suasana belajar yang dinamis, penuh semangat, dan antusiasme. Maka disitulah ice breaker diterapkan oleh seorang guru, trainer, atau seseorang dalam suatu kegiatan.

Pada pertemuan ini Ka Kusumo mengajak langsung peserta untuk praktek, meskipun diadakan secara online, namun praktek ini tidak kalah serunya dengan tatap muka langsung. Ada sembilan materi Ice Breaker yang diberikan, no. 1-7 untuk tingkat TK dan SD, materi 8 dan 9 untuk tingkat SMP ke atas. Berikut adalah judul ice breaker dan tekniknya:

1.      Senam anti pikun. Caranya: merapatkan lima jari dengan cara menggerakan, dengan berkata-kata.

a)      Ibu jari katakana tok-tok.

b)      Kelingking katakana ada siapa.

c)      Telunjuk katakana ka Kusumo / nama kita.

d)      Jari manis katakana dimana?

e)      Jari tengah itu dia.

  Ice breaker ini membangun 6 aspek karakter: 1. Sosial dan emosional; 2.Bahasa; 3. Motorik; 4. Kognitif; 5. Agama; 6. Seni.

2.      Senam jari. Caranya: menyebutkan angka sambal menunjukan jarinya.

a)      1 tunjukan kelingking.

b)      2 tunjukan kelingking dan telunjuk.

c)      3 tunjukan kelingking dan telunjuk ditutup.

d)      4 tunjukan kelingking ditekuk.

e)      5 tunjukan lima jari.

 

3.    Senam angka. Caranya: menyebutkan angka, menggerakan jari, dan sambil benyanyi. Mulai dari ibu      jari no. 1 dan seterusnya.

Baris pertama: 12, 34, 54, 31.

Baris kedua: 54, 31, 234, 51.

 

4.      Tepuk konsentrasi. Caranya: menepuk sambal menggerakan tangan.

Tepuk 1; prok, ngeek.

Tepuk 2. Prok,prok, ngeek.

Tepuk 3. Prok,prok, prok, ngeek ( tempo dipercepat).

Tepuk 1, 2. Prok ngeek, prok, prok ngeek.

Tepuk 1, 3. Prok ngeek, prok, prok, prok, ngeek.

Tepuk 3, 2, 1. Prok, prok, prok, ngeek. prok, prok ngeek. Prok ngeek.

 

5.    Posisi atau arah  Cara: menggunakan 2 bahasa. Dari Bahasa inggris ke Bahasa Indonesia sambil             mengggerakan kedua tangan. Irama lagu dimana-dimana anak kambing saya.

Where is = dimana, 2 jari telunjuk sambal menunjuk ke kepala.

In front of = di depan

Behind = di belakang

Beside is = di samping

Up above is = di atas

Under beneath = di bawah

Here over there = di sini dan di sana.

 

6.  Menggapai bintang. Anak-anak diberi motivasi untuk mencapai cita-cita. Cara: Menggerakan kedua      tangan sambal bernyayi. Irama lagu panjang umur.

1)   Tangan ke atas menggapai bintang (posisi tangan diangkat setinggi mungkin).

2)   Tangan ke samping burungnya terbang (Tangan gerakan ke samping sepert burung terbang).

3)   Tangan ke depan bertepuk tangan (Tangan kedepan dengan menepuk tangan 3 kali).

4)   Tangan dilipat siap berdoa (Tangan dilipatkan kedua tangan untuk berdoa.)

5)   Tangan dilipat siap belajar (Tangan dilipat kedua tangan untuk setiap belajar).

 

7.  Mengenalkan berbagai macam arah. Cara: mengepalkan jari kanan dengan jumlah sesuai yang          disebutkan, sambal menunjuk arah.

Irama lagu Ulang tahun

a)      1 arah jari ke atas (Syairnya: ini ke atas).

b)      2 arah jari ke depan (Syairnya: ini ke depan).

c)      3 arah jari ke kiri (Syairnya: ini ke kiri).

d)      4 arah jari ke kanan (Syairnya: ini ke kanan).

e)      5 arah jari ke bawah (Syairnya: ini ke bawah).

f)       6 arah jari ke belakang (Syairnya: ini ke belakang).

 

8.   Twenty win. Cara: dua orang menyebutkan angka bergantian dengan menyebutkan maksimal 2 angka. Pemenangnya adalah yang menyebutkan angka 20. Kata kunci 20-3, ada di angka 2,5,8,11,14,17.

Contoh:

Orang pertama: 1, 2

Orang kedua: 3, 4.

Orang pertama: 5

Orang kedua: 6, 7, dst.

9.   Metamorfosa kupu-kupu. Cara: membuat bentuk dan digerakkan. Irama lagu aku sayang ibu.

1)   Telur (Ibu jari dan telunjuk dibulatkan).

2)   Ulat (Jari telunjuk kanan di gerakan meliuk vertikal).

3)   Kepompong (Jari membentuk kucup bunga).

4)   Kupu-kupu ( Kedua jari tangan dibentk seperti kupu-kupu).

  Demikian resume pertemuan ini, semoga bermanfaat. Ini video pembelajarannya.

  https://www.youtube.com/watch?v=BFE-LKGCC4A&feature=youtu.be

 

 

 

Kedahsyatan Apersepsi

Public Speaking

Resume 2

 

Alhamdulillah malam ini Om Jay mempersilahkan saya gabung dan kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Pukul 19.00 langsung saya klik link zoom pertemuan. Pembicaranya sudah tak asing lagi bagi saya, ini adalah pertemuan ketiga saya dengan Pak Munif Chatib dalam pelatihan online. Beliau lahir pada tgl 5 Juni di Surabaya. Beliau adalah seorang penulis buku best seller “Gurunya Manusia” dan juga pembicara nasional yang sangat berpengalaman. Salah satu bukunya berjudul ”80 menit di kelas neraka”, dengan alamat web, https://munifchatib.com

 


The Power of Apperception

Munif Chotib

 

Pertemuan ini dibuka dengan materi Public Speaking for Teacher membahasan tentang:

1. Peranan Guru

2. Memuaskan Otak Reptil

3. Membangun Relasi Kepada Siswa

4. Apersepsi

5. Multi Strategi Mengajar

 

Guru yang dahsyat adalah yang mengetahui dan melaksanakan perannya sebagai the inspired teacher, penasehat, sebagai sahabat bagi peserta didik. Pembelajaran akan maksimal apabila dalam kegiatan pembelajaran tersebut bisa memuaskan otak reptil, ada beberapa bagian otak dengan fungsinya:

1)   Otak Neocortex untuk berfikir.

2)   Otak Limbic untuk Emosi.

3)   Otak Reptilian untuk suasana.

Otak Reptilian dipengaruhi oleh dua hal yaitu:

1. Tempat Belajar (Indoor / outdoor, tata bangku, display kelas, cahaya ruang kelas, sirkulasi udara kelas, panas/dingin. Dalam hal ini kegiatan out door lebih disukai.

2. Penampilan Guru (Penampilan harus harmonis, jangan samapai bau badan / mulut).

 

Kegiatan pembelajaran tidak akan terlepas dari membangun relasi antara guru dengan peserta didik, untuk membangun relasi dapat dilakukan dengan beberapa cara:

1. Fun (Menyenangkan).

a. Menyapa Siswa

b. Guru bercerita tentang hal menarik sebelum masuk materi ajar.

o   Berita menarik, sesuai usia peserta didik.

o   Pengalaman pribadi.

2. Fasilitator.

a. Student Center Learning.

b. Student Engagement.

3. Katalisator.

a. Motivasi, selalu memotivasi siswa yang lemah alam pemahaman, dengan vidio motivasi.

b. Bantuan Siswa, memberi kesempatan siswa membantu temannya yang lemah dalam pemahaman.


 

 


The Power of Apperception merupakan pembahasan inti yang diberikan oleh bapak Munif Chotib. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru sebaiknya jangan dibiasakan langsung masuk ke materi, tetapi guru melakukan dulu kegiatan apersepsi. Keberhasilan pembelajaran tergantung pad cara guru melakukan apersepsi.  Apersepsi ini merupakan teori yang ditemukan oleh Johan Friedrich Herbart (1776-1841). Ia adalah seorang Psikolog, Filosof, guru ahli yang berasal dari Jerman, teori apersepsi juga disebut dengan teori Herbartisme. Tiga Landasan Apersepsi:

1. Manusia adalah makhluk pembelajar.

2. Sifat dasar manusia adalah memerintahkan dirinya sendiri.

3. Manusia melakukan reaksi terhadap instruksi di lingkungannya jika dibekali perbuatan (stimulus) khusus.

 

Seorang peserta didik akan belajar apabila ia mempunyai minat, dikarenakan siswa adalah makhluk pembelajar maka seorang peserta didik harus dipatik dengan  materi yang menarik dan strategi. Disana peserta didik akan memerintahkan dirinya sendiri untuk belajar.

 

Kegiatan Apersepsi ini bisa dilakukan dengan cara:

a. Alpha Zone (Fun Story, music, ice breaking, brain Gym).

b. Warmer (Berkaitan dengan pengulangan materi).

c. Pre Teach (Berkaitan dengan informasi pendahuluan).

d. Scene Setting (Berkaitan dengan metode/strategi)

 

Sumber Ide Scene Setting

1. Keselamatan.

2. Manfaat/Benefit.

    Topik materi berkaitan dengan adanya manfaat yang akan di dapat pada saat topik maateri tersebut   dipahami atau dilakukan.

3. Informasi/Berita.

    Topik materi berkaitan dengan berita atau informasi yang sedang hangat.

4. Cerita Imajinatif.

     Sebelum melakukan aktivitas pembelajaran, diawali dengan cerita khayalan yang menarik minat siswa untuk masuk ke materi belajar. Cerita tersebut dapat berupa cerita dalam film-film fiksi atau guru mengarang sendiri.

 

Pola Apersepsi

1. Cerita.

2. Simulasi demo (Melibatkan siswa, menggunakan Teaching Aids, pemahaman materi).

3. Film (Aktivitas belajar di awali dengan film yang mana siswa tidak diberitahu judul dan maksud film tersebut).